Jasad Pria Mengapung di Sungai Gadingrejo Ternyata Mbah Kaliman yang Hilang Sejak 19 Januari

BERITA TERKINI Daerah LAMPUNG Pringsewu

Pringsewu – Identitas jasad pria yang ditemukan mengapung di aliran sungai Pekon Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, akhirnya terungkap. Polisi memastikan jasad tersebut adalah Mbah Kaliman (82), warga Pekon Gadingrejo yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak 19 Januari 2026.

Kepastian identitas diperoleh setelah proses identifikasi oleh Tim Inafis Satreskrim Polres Pringsewu bersama pihak medis RSUD Pringsewu dan keluarga korban.

Kapolsek Gadingrejo Iptu Sugiyanto, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, mengatakan identifikasi dilakukan berdasarkan kecocokan ciri fisik, pakaian terakhir yang dikenakan, serta pengenalan langsung oleh pihak keluarga.

“Hasil identifikasi memastikan bahwa jasad yang ditemukan di aliran sungai adalah Mbah Kaliman yang sebelumnya dilaporkan hilang. Keluarga juga telah mengonfirmasi identitas tersebut,” kata Sugiyanto, Minggu (1/2/2026).

Sebelumnya, jasad korban ditemukan warga bernama Junaidi saat mencari cacing sutra di sungai pada Minggu (1/2) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat ditemukan, posisi korban dalam keadaan telungkup di tepi aliran sungai.

Sugiyanto menambahkan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan untuk mengetahui penyebab pasti kematian,” ujarnya.

Pihak keluarga telah menerima hasil identifikasi tersebut dan jenazah rencananya akan diserahkan untuk dimakamkan. Aparat juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Diketahui, Mbah Kaliman sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (19/1/2026) setelah berpamitan pergi ke kebun. Upaya pencarian telah dilakukan selama beberapa hari oleh tim gabungan Kepolisian, TNI, Basarnas, BPBD, Satpol PP, relawan, dan warga. Tim pencarian juga sempat melibatkan anjing pelacak K9 milik Direktorat Samapta Polda Lampung, namun belum membuahkan hasil.

Setelah 14 hari dinyatakan hilang, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa mengapung di aliran sungai Pekon Gadingrejo Induk, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. (Red)